Archive for the Pengetahuan Category

Perkawinan Katolik : Hakekat dan Tujuannya (II)

Posted in Pengetahuan on July 3, 2013 by bioobie

Berikut lanjutan dari topik Perkawinan Katolik : Hakekat dan Tujuannya (I)

3. PERKAWINAN BERTUJUAN UNTUK KESEJAHTERAAN SUAMI ISTRI

Ada beberapa tujuan perkawinan. Salah satu yang pokok adalah membangun kesejahteraan suami-isteri. Mereka bersama-sama mau mewujudkan apa yang mereka cita-citakan/impikan, yaitu berbahagia lahir dan batin. Dasar dan dorongan mewujudkan kebahagiaan adalah api cinta yang tumbuh mekar dalam hati masing-masing pasangan. Pengalaman mengatakan bahwa dasar mengapa orang memilih pacar dan mau menikah dengannya karena ia menyayangi pasangannya. Selalu tumbuh kerinduan untuk bertemu bahkan memberikan yang paling baik. Api cinta ini perlu ditumbuhkan terus dan dipelihara jangan sampai padam. Perkawinan sering mudah terasa hambar karena dorongan yang paling dalam ini tinggal sedikit, bahkan hampir lenyap.

Untuk dapat terus membahagiakan pasangannya, penting sekali sikap-sikap yang mendukung arah tersebut, misalnya:

  • saling menerima dan menghargai pasangan
  • mencoba menata tutur kata dan perilaku yang baik terhadap pasangannya
  • menghindari kata-kata kotor dan tindak kekerasan terhadap pasangannya

Aneh kalau terhadap orang lain seseorang mampu untuk tidak berkata kotor dan berlaku keras, tetapi terhadap pasangannya sendiri ia justru tega mengatakan dan melakukan yang tidak semestinya. Unsur perawatan ini sangatlah penting karena kalau sudah terlanjur dingin dan retak, sulit sekali untuk menumbuhkan cinta kembali. Menyesal kemudian biasanya sedikit arti dan gunanya.

4. PERKAWINAN TERARAH PADA KELAHIRAN DAN PENDIDIKAN ANAK

Sudah dikatakan pada bagian awal bahwa hubungan kasihlah yang mendasari perkawinan. Dalam hubungan kasih suami-isteri, ungkapan yang paling mendalam adalah tindakan persetubuhan suami-isteri. Melalui persetubuhan yang wujudnya tindakan biologis terkandung pengalaman kasih dan penyerahan diri. Persetubuhan ini pada kodratnya terarah untuk lahirnya kehidupan baru. Maka kehadiran anak sering diistilahkan sebagai suatu buah kasih antara mereka berdua. Karena persetubuhan merupakan ungkapan puncak dari cinta perkawinan, maka perlu dilaksanakan secara manusiawi. Tidak boleh masing-masing hanya memikirkan kepentingan dan kebutuhan sendiri. Perlu dijauhi cara-cara dan sikap yang tidak manusiawi, seperti kemungkinan tindak kekerasan seksual terhadap pasangannya. Penting diperhatikan bahwa seandainya mereka tidak dianugerahi anak, ini bukanlah suatu alasan untuk bercerai ataupun untuk membatalkan perkawinan.

Maka Gereja mengajarkan bahwa: “anak-anak adalah buah kasih dan anugerah Tuhan yang sangat istimewa dan menjadi kebahagiaan orangtuanya”. Namun masih ada buah-buah lain dari suatu perkawinan, misalnya: kedamaian dan kebahagiaan hati hidup bersama dengan pasangannya. Kalau Tuhan menghendaki, suami-isteri dipanggil Tuhan untuk ikut serta dalam karya penyelamatan Tuhan, terutama terhadap pasangannya sendiri di mana kasih Tuhan menjadi nyata.

Lahirnya anak tidak berarti tujuan perkawinan sudah terpenuhi. Dalam janji perkawinan diungkapkan juga bahwa pasangan menjanjikan agar anak lahir kembali dalam pembaptisan dan pendidikan Katolik, entah secara intelektual, moral dan sebagainya.

==============================Bersambung=================================

Perkawinan Katolik : Hakekat dan Tujuannya (I)

Posted in Pengetahuan on June 16, 2013 by bioobie

Pembahasan tentang hukum perkawinan berawal dari Kitab Hukum Kanonuk (KHK) 1983, kanon 1055 :

  1. Perjanjian perkawinan, dengan nama pria dan perempuan membentuk antar mereka kebersamaan seluruh hidup, dari sifat kodratinya terarah pada kesejahtraan suami-istri serta pada kelahiran dan pendidikan anak; oleh Kristus Tuhan perkawinan antara orang-orang yang dibaptis diangkat ke martabat sakramen.
  2. Karena itu antara orang-orang yang dibaptis tidak dapat ada kontrak perkawinan sah yang tidak dengan sendirinya merupakan sakramen.

Dalam kanon 1055 1 dan 2 tersebut di atas termuat 5 gagasan pokok berkaitan dengan hakekat dan tujuan perkawinan. Yang pertama, yaitu:

  1. PERKAWINAN ADALAH PERJANJIAN KASIH ANTARA SUAMI-ISTERI

Kalau kita hadir dalam suatu pemberkataan perkawinan di Gereja, salah satu bagian penting dalam acara tersebut adalah masing-masing pengantin mengucapkan janji perkawinan di hadapan Tuhan, imam, 2 orang saksi, dan hadirin lainnya. Dengan kemungkinan berbagai variasi yang berbeda, intinya masing-masing pihak menyatakan bahwa:

  • Sejak saat itu ia memilih pasangannya menjadi suami atau isteri.
  • Ia berjanji untuk mencintai pasangannya dalam suka dan duka.
  • Ia berjanji pula untuk menjadi bapak/ibu yang baik bagi anak-anak yang dipercayakan Tuhan kepada mereka.

Itulah yang disebut janji perkawinan. Janji inilah yang membuat mereka melangsungkan perkawinan. Tanpa janji itu tidak terjadi perkawinan. Janji kasih itu sendiri sebetulnya bukan merupakan sesuatu yang baru sama sekali. Selama mereka berpacaran dan khusus mempersiapkan perkawinan, perlahan-lahan mereka mulai membangun dan mewujudkan kasih itu sendiri. Dalam kesempatan perkawinan kasih yang mereka hayati dinyatakan secara resmi dan menjadikan ikatan kasih mereka berdua resmi pula. Mereka diakui sudah menikah secara sah.

Berbeda dengan paham kontrak, perkawinan sebagai suatu perjanjian kasih memuat pengakuan kesamaan spiritual dari dua pribadi dan kesamaan dalam kemampuan mereka untuk saling memberi dan menerima secara utuh sama lain. Maka perjanjian mengandaikan pilihan bebas, artinya orang tak bisa menikah kalau terpaksa. Perjanjian melibatkan hubungan antar pribadi yang utuh, melibatkan kesatuan spiritual, emosi, dan fisik. Paham inilah yang diajarkan Gereja seperti yang direfleksikan dalam Konsili Vatikan II.

2.  PERKAWINAN ADALAH KESEPAKATAN UNTUK SENASIB SEPENANGGUNGAN DALAM SEMUA ASPEK

Menarik bahwa istilah latin yang dipakai untuk mengungkapkan hakekat ini adalah ‘consortium totius vitae’ artinya: senasib-sepenanggungan dalam seluruh aspek hidup. Gagasan ini dinyatakan dan dikatakan secara bagus pada waktu mempelai memberikan janji, yaitu mau setia dalam suka dan duka. Ungkapan ini sangat sederhana, namun begitu kaya dan tidak selalu mudah untuk mewujudkannya. Mudah diucapkan pada saat menikah, bahkan lebih mudah lagi pada waktu pacaran. Tetapi menjadi tidak mudah pada waktu mewujudkan dalam perjalanan hidup perkawinan selanjutnya.

Dalam hal ini sangat dibutuhkan semangat kerendahan hati, keterbukaan, dan saling mau berkorban. Pengalaman menunjukkan bahwa mengandalkan kekuatan sendiri sering terasa terlalu berat mewujudkan janji tersebut. Namun dengan berkat Tuhan, yang berat dan tidak mudah ini bisa diwujudkan pula dan membuahkan kebahagiaan yang sering tak terduga sebelumnya.

===========================Bersambung==================================

Google Error

Posted in Pengetahuan on December 1, 2008 by bioobie

google_eror1
Pagi ini, saat gw mau browsing foto-foto luna maya di google malah ada pesan error seperti gambar di atas. Bingung juga karena udah dua kali mengalami hal ini. …but your query looks semilar to …. ini sepenggal kalimat pembuka dari pesan errornya. Lihat kata query aja udah bikin gw emosi karena editor Toad gw ada sedikit masalah:(. Ya nga tahu nih error google ini disebabkan oleh apa. Yang jelas gw harus isi capcha itu dua kali baru bisa lihat lagi tampilan google yang sebenarnya. Ada apa dengan google? apakah ada semacam virus yang bisa menampilkan kondisi seperti ini? Ya mudah-mudahan ada yang bisa kasih solusi. Thanks.

Aplikasi Plurk IT

Posted in Pengetahuan on September 16, 2008 by bioobie

Minggu ini saya diajak untuk ikut join dalam plurk . Setelah buat account dengan id robertus, saya akhirnya menginvite teman-teman untuk bergabung. Selama dua hari saya mengisi plurk dengan menggunakan browser mozila dan kadang harus refresh untuk mengetahui perubahan di plurk. Hal ini mengundang saya untuk mencari tahu adakah aplikasi untuk plurk seperti yahoo messenger. Dan setelah bertanya-tanya di mbah google akhirnya saya bertemu dengan sebuah aplikasi yang bernama plurkit. Setelah selesai download aplikasi ini belum bisa diinstal. Hmmm, ternyata harus ada sebuah aplikasi lagi yang bernama Adobe Air untuk bisa menginstal plurkit tersebut. Setelah selesai download Adobe Air dan menginstalnya, dilanjutkan dengan instal plurkit dengan begitu mudah seperti instal aplikasi pada umumnya di windows:). Akhirnya dapat menikmati plurk dengan aplikasi plurkit ini.

Ubuntu 8.04 install inside windows.

Posted in Pengetahuan on July 22, 2008 by bioobie

Sebenarnya sudah lama saya ingin menginstal linux di laptop baru ini, tapi baru terkabulkan hari ini. Saat menjalankan CD instalasinya saya sedikit kaget dengan melihat 3 pilihan menu yang ada antara lain:

1. Demo and full instalation.

2. Install inside windows.

3. Learn more.

Pilihan menu ke – 2 ini yang membuat saya kaget karena baru tahu kalau windows bisa diinstal di partisi Fat32 (install and uninstall ubuntu like any other application, without the need for a dedicated partition. You will be able to boot into either windows or ubuntu. Hibernation is not enabled to this mode and disk performance is slightly reduced). Proses instalasinya juga udah user friendly (tinggal klik next and next until finish:p). Setelah proses instalasi selesai terlihat tidak begitu banyak perubahan pada tampilan desktop maupun menu-menu yang sudah ada di versi sebelumnya.

Untuk membuktikan pernyataan di atas saya mencoba restart dan masuk lagi ke windows. Hasilnya semua file ubuntu dapat dilihat di partisi dengan system partisi fat32 termasuk file uninstall ubuntu:).

Thanks for ubuntu yang sudah banyak memberikan kemudahan kepada usernya.

Bagaimana dengan windows???