Archive for October, 2008

Bersyukurlah pada Yang Kuasa

Posted in Diari Kehidupan on October 30, 2008 by bioobie

Bersyukurlah pada yang kuasa. Inilah sepenggal lirik dari lagu yang berjudul Laskar Pelangi. Hari terus berganti hari, musim pun berganti musim, sudah banyak hal yang dilakukan dalam suka maupun duka. Hari ini ku bisa merasakan getaran pertemuan itu lagi. Meskipun masih jauh dari pandangan, meskipun dipisahkan oleh jarak dan waktu tetapi getaran itu seperti terus mengguncang hati yang sepi ini. Ingin rasanya untuk bertemu, ingin kembali menyapamu lewat pegangan tangan.  Suara yang merdu terdengar sedang menyanyikan sebuah lagu cinta Tentang Kamu. Bagaimana bila akhirnya kucinta kau dari kekuranganmu hingga lebihmu. Dari terbitnya matahari hingga terbenamnya,

CINTA selalu ada diantara kita. Cinta dapat meruntuhkan tembok kebencian, tembok kecemburuan dan rintangan yang menghalangi kita. Bersyukurlah pada yang kuasa karena cinta-Nya kepada kita tak terhingga. Marilah kita rangkai tali cinta kasih ini dalam suka maupun duka. Meskipun jarak dan waktu memisahkan kita, cinta kita akan selalu ada dalam naungan kasih-Nya.

Salam rindu untukmu.

NB. Ini tulisan untuk ngisi waktu luang aja.:)

Advertisements

Menikmati dunia malam di jakarta

Posted in Diari Kehidupan on October 6, 2008 by bioobie

Malam minggu tanggal 4 kemarin, gue diajak ama 2 orang teman atlet nasional untuk jalan2.

Tepatnya jam 1 pagi kami meluncur menuju areal plasa senayan untuk masuk ke sebuah club malam yang cukup terkenal di jakarta. Sebut saja namanya X. Begitu sampai di lantai 4 kita langsung disapa oleh penjaga pintu dengan jabatan tangan. Tanpa perlu mengeluarkan uang tiket, kita langsung dipersilakan masuk karena semua disitu pada kenal dengan teman2. Sambil menikmati dentuman music, datanglah seorang pelayan dengan menyerahkan tiga gelas minuman pembuka. Minuman pembuka yang boleh dikata agak ringan(lupa namanya). Sambil membawa minuman kita menuju ke lantai atas untuk menikmati music yang sedikit berbeda.

Semua yang ada larut bersama Music dan Dj yang memainkannya. Bersama lampu disco yang berirama sambil mencuci mata alias melihat liukan tubuh para wanita;), tak terasa minuman pembuka pun habis.
Ya itulah dunia malam yang identik dengan para wanita malam:)….
Setelah bergabung dengan tiga teman lainnya, akhirnya kita mendapat tempat duduk dengan sebuah meja bundar. Tak lama kemudian datanglah pelayan yang membawa 6 cangkir kosong dan es batu. Menyusul kemudian sebotol wishky dan sebuah minuman tambahan sebagai minuman campuran.
Sedikit demi sedikit secangkir minuman itu habis dan diisi lagi hingga tinggal botol dan kumpulan cangkir-cangkir kosong. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 4 pagi. Satu demi satu pengunjung pun pulang. Kita pun akhirnya pulang dengan sudah sedikit fly istilahnya:).
Setelah mengantar pulang gue ke kos, teman-teman pun langsung pulang ke apartemen masing-masing.

Nyampai di kamar gue langsung menemani bantal dan kasur yang empuk.
Ya itulah awal dimana gue mencoba menikmati dunia malam di ibu kota ini.
Suatu pengalaman awal yang cukup memberikan sedikit arti tentang kehidupan di bumi ini.
Terima kasih buat teman-teman yang sudah memperkenalkan tentang sebagian sisi lain dari kehidupan di Jakarta.

Semoga sukses buat kita semua.

Thank you very much.