Saya ingin menulis pengalaman tentang sebuah persahabatan yang masih terjalin hingga sekarang. Sebelumnya saya sudah minta ijin dengan sahabat itu untuk menulis kisah ini. Sebut saja namanya Leoni.
Saat duduk di bangku kelas 2 SMA saya mendapat seorang teman yang begitu mengerti dengan kehidupan saya. Hubungan kita semakin akrab dan dekat setelah kita saling membuka diri dan saling berbagi cerita tentang kehidupan masing-masing. Kita juga punya latar belakang kehidupan yang sama. Salah satunya adalah kita sama-sama kehilangan seorang yang kita cintai dalam keluarga saat kita masih SMP. Persahabatan kita waktu SMA memberikan banyak pengalaman yang berarti bagi hidup saya. Setiap hari kita selalu bersama karena kita satu kelas. Jika ada masalah kita mencoba mencari solusinya bersama-sama. Suatu ketika kita dihadapkan pada suatu masa dimana kita merasa mulai sedikit mengenal tentang cinta. Sebagai teman dekat dan sebagai seorang perempuan ia tau apa yang saya rasakan. Ya singkat cerita cinta pertama saat SMA dengan seorang adik kelas dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan semangat yang ia berikan (Hehehe.. sedikit curhat tentang cinta nih). Saat perpisahan saya pun tidak mengerti mengapa ia meneteskan air mata di saat seperti itu. Ya … hanya dia yang menangisi perpisahan itu dihadapanku. Dan karena tempat tinggal kita di pulau yang berbeda, kita akhirnya kehilangan kontak. Kita mencari jati diri masing-masing dengan lautan mimpi:). Mimpi untuk menggapai sebuah cita-cita.
Perpisahan yang ia tangisi itu bukanlah akhir dari persahabatan itu. Beberapa bulan lalu saya ke malang dan kita akhirnya bertemu kembali. Dua atau tiga bulan kemudian setelah pertemuan itu ia dipindahtugaskan untuk bekerja di Jakarta. Sudah banyak jalan yang kita lalui dan akhirnya kita bertemu kembali di kota yang penuh dengan masalah kehidupan.Kita akhirnya kembali berbagi cerita tentang 1001 kisah yang sudah kita lewati.
Ada sebuah makna yang sangat berarti dari persahabatan ini. Ternyata sebuah persahabatan yang tulus tidak akan berakhir seperti 1001 kisah cinta yang datang dan pergi begitu saja. Sebagai manusia kita adalah insan yang tak luput dari salah. Kadang perasaan dan tindakan kita yang bodoh dapat merusak persahabatan yang sudah ada. Tapi seandainya kita terbuka dan bisa saling mengerti satu dan lainnya semua itu bisa kembali bersatu.
kita berbagi untuk sahabat, kita bernyanyi untuk sahabat . . . Silahkan dilanjutin sendiri sepenggal lirik dari lagu Untuk Sahabat ini.


